Performa Tim MLBB Indonesia Semakin Merosot?

60 Tampilan

Apakah tim MLBB Indonesia semakin merosot, atau apakah tim MLBB negara lain yang semakin membaik? 2019 adalah tahun yang luar biasa bagi tim-tim MLBB Indonesia, Performa Tim MLBB Indonesia.

Performa Tim MLBB Indonesia
Evos Legends Champion M1 World

Dua turnamen internasional paling bergengsi, M1 World dan MSC 2019, keduanya dimenangkan oleh tim dari Indonesia.

Faktanya kedua turnamen ini didominasi oleh tim-tim Indonesia. Final MSC tahun 2019 menyatukan Indonesia, ONIC Esports dan Louvre Esports. M1 World tahun 2019 ditutup dengan pertandingan intens antara RRQ Hoshi dan EVOS Legends.

Baca juga: Player Roster Indonesia 4 Negara

Namun kurang dari setahun tim MLBB Indonesia mungkin terancam. Melihat turnamen Asia Tenggara baru-baru ini banyak tim dari luar memiliki potensi untuk menjatuhkan tim-tim besar Indonesia di kancah persaingan MLBB.

Piala Negara 4 MPL Invitational yang diadakan bulan lalu. RRQ Hoshi menjadi champion dengan penampilannya yang memukau, tetapi bagaimana dengan lima wakil Indonesia lainnya?

Bigetron Alpha dan Geek Fam ID gagal bahkan tidak berhasil melewati babak penyisihan grup. Alter Ego jatuh tersingkir di babak playoff pertama, diikuti oleh ONIC Esports.

Hanya EVOS Legends yang melakukannya dengan baik, karena mereka berada di urutan keempat. Namun, prestasi ini terasa kurang karena mereka adalah pemegang gelar M1 World Champion.

Performa Tim MLBB Indonesia Mytel International Championship

Saat ini, turnamen skala Asia Tenggara yang disebut Mytel International Championship Series sudah selesai. Dengan kemenangan telak sekaligus membalaskan dendam ONIC atas EVOS Legend di MPL dan berhak membawa pulang trofi Champion MIC serta hadiah senilai USD 15.000 atau setara dengan Rp 221 Juta.

Yang pertama adalah Impunitas KH, tim Kamboja yang mengalahkan RRQ Sena. Kemudian VEC Vietnam menundukkan semua tim di grupnya mereka pada babak penyisihan grup. Ini menunjukkan bahwa memang ada peningkatan tim-tim kuat lain dari negara-negara tetangga Asia Tenggara di panggung Mobile Legends.

Menurut Bajan EVOS Legends, ancaman terbesar datang dari Filipina. “Kekuatan tim Asia Tenggara berbeda. Tim Filipina adalah ancaman terbesar karena keterampilan mekanik mereka ngga ada obat. “

Semoga akan ada peningkatan kinerja tim secara keseluruhan sehingga kompetisi di MPL ID Musim 6 akan meningkat dalam kualitas dan menciptakan dampak positif pada pengembangan tim-tim MLBB.

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *